Sabtu, 30 November 2013

Penderitaan



               Seorang anak menjajakan barangnya yang sedikit basah karena sore itu gerimis mengguyur tempat biasa ia berjualan. Langkah-langkah kaki kecil yang mungil menyusuri celah-celah sempit diantara mobil-mobil yang menunggu rambu-rambu lalu lintas berwarna merah, dengan suara lantang ia tak malu meneriakkan apa yang sedang dibawa nya untuk di perjualbelikan. “tissue nya pak, tissue nya, permen-permen” begitulah kata-kata yang keluar dari mulut mungil Risa.
               Risa adalah seorang gadis kecil yang telah ditinggal ayah nya tiada sejak 1 tahun yang lalu, kini ia tinggal bersama ibu dan seorang adik laki-lakinya yang bernama danang. Risa seharusnya masih sekolah kelas 5 SD, tetapi keterbatasan biaya setelah dikepergian ayahnya membuat Risa harus membendung cita-citanya untuk bersekolah tinggi, umur adiknya yang baru berusia 2 tahun membuat ibunya tak bisa bekerja terlalu jauh dari rumah, ibunya menjadi buruh cuci di sekitar tempat tinggalnya, banyak orang yang mempercayakan pakaiannya untuk dicuci oleh ibunya risa.
Hari semakin petang kini waktunya risa pulang untuk kembali membantu ibunya mengantarkan pakaian yang telah siap diantar ke rumah pemiliknya. Sesampainya Risa di rumah “Assalammualikum Bu, Bu mana baju yang sudah siap untuk diantar ?” Tanya Risa, Ibu Risa “Waalaikumsalam, istirahatlah sejenak risa kamu kan baru saja pulang, sambil tunggu ibu menyelesaikan pakaian yang belum selesai di setrika, tinggal beberapa lagi kok” Ibunya menjawab sambil menyodorkan minuman untuk Risa.
“Bu Risa berangkat ya” kata Risa, Ibunya Risa menjawab “iya nak hati-hati dijalan” . setelah pakaian siap untuk diantarkan Risa langsung bergegas mengantarkan. Hari semakin sore, jam menunjukan pukul 17.15, Risa melangkahkan kakinya dengan penuh semangat, peluh membasahi dahi Risa, dalam fikirannya ia harus membantu pekerjaan ibunya dengan baik, ia tidak menginginkn ibunya terlalu lelah. Tak berapa lama Risa sampai “Assalammualaikum, Bu ini pakaiannya sudah selesai” , terdengar suara seorang wanita yang menjawab dari dalam rumah tersebut “iya, tunggu sebentar ya saya ambil uangnya dulu”, “ini Risa uangnya”.
               Begitulah keseharian Risa, selesai mengantarkan pakaian ke rumah-rumah, Risa langsung bergegas pulang setelah itu Risa baru bisa beristirahat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinkerbell Blue Glitter Wings